cerpen ; Takdir Cinta
Takdir Cinta
Namaku Melodi
lengkapnya Cahaya Melodi Saputri. Aku sekolah di SMA terkenal di kotaku yaitu
SMA N 1 Karanggede. Aku tinggal di Seling, Karangjati, Wonosegoro, Boyolali.
Aku punya teman namanya Aska Saputra, teman cewek juga banyak. Aska adalah
temanku dari SMP, tapi sekaran aku dan dia udah ngak satu sekolah lagi, aku SMA
sedangkan dia SMK. Kita dulu ngak deket-deket banget, malahan aku sama dia
sering berantem ngak jelas, ejek-ejek.an lah usil-usilan. Tapi ngak tau takdir
tuhan atau gimana, aku SMP dari kelas tujuh sampe kelas sembilan satu kelas
terus sama dia. Waktu awal-awal masuk SMA tiba-tiba dia ngechat aku “melodi?”
bunyi chatnya. “iya, maaf ini siapa ya?” balasku. Lalu dia ngaku kalau dia
Aska, waktu demi waktupun berlalu kita slalu chatingan dan aku mulai nyaman
dengannya . setiap hari kita chatingan
padahal aku dan dia ngak pernah chatingan atau hubungan apapun.
Suatu hari saat kita
lagi chatingan dia bilang ke aku “ melodi, kamu mau ngak jadi pacar ku, teman
special ku. Aku cayank kamu, aku akan jagain kamu dengan sepenuh hatiku”. “ aku
kaget banget waktu dia bilang gitu,aku nggak langsung jawab , tapi sebenarnya
aku yakin dia tulus menyayangiku. Karna aku sudah kenal dia lama, aku Cuma
nunggu waktu yang cepat aja. Malam waktu aku selesai belajar aku jawab
chatingannya “ iya, aku mau jadi pacar kamu, tapi satu permintaanku jangan
pernah kamu ninggalin aku dan mengecewakan aku”. “aku janji, aku tulus cayank
sama kamu”, jawabnya. Setelah itu kami menjalin hubungan dengan baik meskipun
kita jarang ketemu, tapi kita berdua selalu konsisten kok dengan hubungan kita,
akan selalu setia. Waktu terus berlalu sekarang aku sudah kelas XII SMA ,
sebentar lagi aku akan menghadapi ujian nasional dan akan lulus.
Setelah ujian
Nasional berlalu dan alhamdulillah aku lulus dengan nilai yang cukup baik. Aku
berniat meneruskan kuliah di perguruan tinggi, hubunganku dengan Aska
Alhamdulillah masih langgeng. Tapi sayangnya kedua orang tuaku tidak setuju
dengan hubungan kita, Aska pun tau tentang masalah ini. Aku coba menenangkan
dia dengan berkata” jika kita berjodoh Allah pasti akan membuka pintu hati
kedua orang tuaku, agar merestui kita, karna jodoh itu ditangan Allah swt.”
Kemudian dia menjawab “ aku yakin kamu adalah jodohku , aku akan berusaha
meyakinkan kedua orang tuamu dengan ketulusan cintaku”. Aku beranikan diri
berkata pada ayah dan ibuku Aska adalah orang yang baik dan dia tulus
mencintaiku. Tapi ayah malah berkata “ aku sudah bilang aku tidak akan merestui
hubungan kalian, sampai kapanpun!!!!”. Aku menangis saat mendengar ucapan ayah,
aku hancur, aku kecewa, kenapa mereka tega…..
Setelah beberapa
tahun berlalu, dan aku sekarang sudah lulus perguruan tinggi. Aku belum bisa
melupakan orang yang bernama “ Aska”. Dulu setelah ayah dan ibu menyuruhku
untuk menjauhi Aska dan aku tak bisa berbuat apa-apa. Aska pergi dengan seribu
kekecewaan dihatinya. “andaikan saja aku bisa melawan orag tuaku dan hidup
bahagia bersama Aska.” Terlintas fikiran itu di benakku, tapi aku tidak
beranimelawan kedua orang tuaku , aku takut akan jadi anak durhaka. Hari-hari
kulalui dengan kesedihan meskipun sudah beberapa tahun yang lalu kenangan
tentang Aska di otakku. Hidupku sudah tak semangat lagi lalu aku jatuh sakit.
Aska mendengar berita tentang kesakitanku, diapun menemuiku.
Aku sangat terkejut
ketika melihat Aska sekarang dia sudah menjadi orang yang sukses, aku ikut
senang dengan kesuksesannya. Entah bagaimana dia bisa dapat izin dari orang
tuaku, mungkin karena do’aku dan Aska yang tulus Allah telah membukakan pintu
hati orang tuaku. Setelah kejadian itu orang tuaku sudah merestui hubungan kami. Hubungan yang 6
tahun berlalu tanpa ada kata putus akhirnya pun kami pun kembali bersatu. Setiap
hari Aska selalu di sampingku, menjagaku, merawatku, dan tidak pernah jauh
dariku. Setelah beberapa hari Alhamdulillah aku sembuh, aku sangat bersyukur.
Dan akhirnya aku dan Aska memutuskan
untuk menikah atas restu orang tuaku dan ayah ibunya Aska, kita pun hidup
bahagia dengan keluarga yang sederhana.
Inilah “ TAKDIR
CINTA” “ akan tetap bersatu walau banyak
rintangan menghadang. PESANKU “ janganlah kita membantah kedua orang tua kita
walau terkadang hati kita tak sefikiran dengan kedua orang tua kita. Yakinlah
Allah pasti akan membantumu” ……….
“< SEMUA AKAN
BAHAGIA PADA WAKTUNYA >”….
Karya : Eka
jangan lupa datang kesini lagi terimakasih telah mampir......


Comments
Post a Comment